Paige Hathaway, “Saya tidak sempurna…”

SAYA tidak ingin orang berpikir bahwa saya sempurna, karena sejujurnya itu tidak benar sama sekali,” ucap Paige Hathaway. Ungkapan itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, memiliki tubuh yang bisa dikatakan “sempurna” adalah impian banyak perempuan. Apalagi Paige memiliki otot yang sangat terjaga dan untuk mendapatkan itu, perlu usaha yang kuat dan gigih. Makanya, banyak orang yang beranggapan Paige adalah perempuan sempurna.

Lewati Rintangan

Berprofesi sebagai model kebugaran, perempuan berusia 30 tahun ini menceritakan bahwa perjalanan hidupnya cukup banyak melewati rintangan. Mulai dari hidup susah, berpindah-pindah tempat tinggal, bahkan pernah dititpkan pada pengasuh anak, Paige akhirnya bangkit dan memulai kisah hidupnya.

Dimulai pada usianya yang ke-16 tahun. Paige akhirnya memberanikan diri terjun ke dunia modeling. Paige menjelaskan, dirinya sudah bertahun-tahun ingin menjadi seorang model sejak keputusan orangtuanya untuk bercerai. Jalan mulus itu pun datang di kehidupannya. Paige berhasil menjajaki dunia modelling, khususnya model kebugaran.

Sebagai juru bicara yang baru untuk F45, sebuah gym studio kebugaran Australia yang berkembang di seluruh A.S., Paige berharap dapat memperluas jangkauannya secara global dan memposisikan ulang mereknya sehingga dia lebih dapat dikaitkan dengan wanita dengan minat di luar binaraga. Di sini, Paige menjelaskan mengapa kehidupan di Los Angeles itu sangat tidak mudah tapi Anda tetap bisa meraih mimpi.

Bagaimana Anda masuk ke dunia binaraga?

Saya sudah mulai berolahraga seperti sepak bola sejak muda dan mengikuti kelas kebugaran juga. Lalu, ketika saya berumur 24 tahun, seorang pria di gym menawarkan diri untuk melatih saya untuk mengikuti salah satu kompetisi binaraga terbesar di negara tersebut.

Pada awalnya saya tidak mengerti kenapa dia sangat ngotot. Sebab, kondisinya saat itu saya belum memiliki otot seperti sekarang ini. Saya setuju untuk mencobanya dan ternyata saya berhasil mendapatkan peringkat runner up! Setelah itu saya merasa bahwa ini memang jalan saya.

Kisah berlanjut, pada tahun 2013, setelah sekitar lima bulan, Women’s Health mengundang saya ke New York City untuk melakukan casting terbuka. Mereka tidak mau mempekerjakan saya tanpa agen, tapi ketika saya pergi ke agen model, saya ditolak. Pada saat itu, saya kacau, tapi karena merasa kacau juga, saya menggunakan perasaan itu sebagai motivasi ketika kembali ke Oklahoma, tempat saya tinggal.

Saya masuk Model Mayhem, sebuah situs yang menghubungkan fotografer dan model, meluncurkan akun Instagram saya, dan mulai memajang foto profesional. Saya mengulurkan tangan pada majalah seperti Muscle and Fitness dan menawarkan diri untuk melakukan video kebugaran dan sampul majalah secara gratis. Kapan pun saya tampil di sana, halaman besar akan menampilkan ulang foto saya, sampai saya dilihat ya, sebetulnya saya lebih nyaman pajang foto di Instagram. Tapi, ternyata perusahaan Shredz tertarik pada saya. Mereka mendekati saya untuk menjadi juru bicara mereka, dan saya bekerja dengan mereka selama sekitar dua tahun. Dari sana saya mendapatkan 1 atau 2 juta pengikut. Dari sanalah karir saya dimulai.

Sebagai model kebugaran, kritik macam apa yang pernah menyakitkan ego Anda?

Tahun lalu, saya memasang foto tinju dimana saya terlihat sepertinya menyakiti diri saya sendiri. Ada begitu banyak komentar seperti, “Mengapa Anda melakukannya untuk diri Anda sendiri?” Awalnya saya khawatir sekitar sebulan. Setelah manajer saya mengingatkan saya bahwa setiap orang di mata publik mendapatkan komentar semacam ini, dan semua publisitas adalah publisitas yang bagus, saya sadar bahwa saya tidak dapat membiarkan komentar orang-orang ini masuk ke kepala saya. So, saya biarkan saja.

Apakah Instagram Anda memengaruhi urusan cinta?

Ini menarik. Saya sulit untuk berkencan. Orang-orang yang baru saja saya kencani menggunakan saya untuk kesuksesan mereka sendiri. Hal itu yang membuat saya tidak mau berkencan lagi dengan siapa pun sekarang. Tapi, di lain sisi saya ingin menemukan seseorang dengan karirnya sendiri, apalagi sekarang saya berumur 30 dan berharap memiliki anak dalam lima tahun ke depan.

Anda pernah mengungkapkan hal paling privasi yaitu komplikasi implan payudara, itu benar?

Benar. Saya pernah melakukannya saat berusia 21 tahun dan tidak akan mengatakan bahwa saya menyesal melakukannya, karena membuat saya merasa lebih percaya diri. Tapi jika saya bisa kembali, saya akan melakukan lebih banyak penelitian tentang potensi komplikasi.

Baru-baru ini saya mendapatkan salah satu implan saya mengalami robek di jaringan parut. Saya membuka kasus ini di media sosial untuk membantu mendidik wanita.

Bagaimana sebenarnya Anda menghasilkan uang?

Saya menghasilkan komisi sekitar USD35.000 sampai USD50.000 per bulan atau sekitar Rp677 juta dari sponsor suplemen, Shredz. Tapi, sekitar setahun yang lalu, saya mulai menjauhkan diri untuk mengembangkan produk saya sendiri. Hal itu sangat sulit. Sebab, di dunia hiburan, Anda memiliki masa simpan, jadi Anda tidak ingin mengatakan tidak pada apapun. Sekarang, saya dengan mudah membuat tujuh angka setiap tahun dari mendukung perusahaan seperti F45 – yang membayar gaji tahunan enam digit – dan penjualan e-book, langganan ke situs web saya, dan mensponsori posting media sosial.

Dibesarkan dari keluarga miskin, bagaimana rasanya memiliki begitu banyak uang?

Ini gila. Saya memiliki tujuh karyawan yang hanya hidup dari penghasilan saya. Ketika saya pulang ke rumah, saya mengajak seluruh keluarga saya untuk makan. Untuk Natal, saya membelikan nenek saya yang bekerja di Walmart, sebuah mobil baru. Untuk orangtua saya, saya mencoba membantu mereka dengan mengirim mereka beberapa ribu dolar sebulan, ibu saya akan meminta lebih banyak lagi. Tapi, yang jelas, saya tetap menghargai orangtua saya dan mungkin tanda bukti saya adalah dengan tetap mengiriminya uang dan tetap ingin membahagiakan mereka semua.

Oleh : Muhammad Sukardi

>>> Silahkan Share artikel diatas, dengan mengklik aplikasi di bawah ini ::

Mungkin Anda Menyukai